Kamis, 14 Januari 2016

meninggalnya budi anduk



Pelawak Budi Prihatin alias budi anduk. Dok.TEMPO / Dwianto Wibowo
TEMPO.CO, Jakarta -Indonesia kembali berduka atas berpulangnya salah satu komedian yang dikenal karena kekocakannya, Senin 11 Januari 2016. budi anduk meninggal dunia di RS Dharmais, Jakarta. Sebelumnya, kabar tersebut masih simpang siur. Namun, pihak sinetron komedi Bro and Bray telah mengonfirmasi kabar duka tersebut. "Inna lillahi wa innalillahi rojiun ... telah meninggal salah satu komedian Indonesia: budi anduk. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi-Nya," tulis akun Bro and Bray. "Mohon dimaafkan atas segala kesalahan almarhum budi anduk, apabila ada kesalahan baik yang disengaja atau pun tidak." Melihat dorongan tersebut, netter ramai-ramai menanyakan penyebab kematian budi anduk. "Kalau bisa tahu, budi anduk sakit apa?" Paru-paru basah, "jawab akunbroandbray_ttv. Komedian budi anduk bermain dalam Bro and Bray. Sampai saat ini, Bro and Bray masih tayang di salah satu televisi swasta. Bro and Bray merupakan program komedi pendek yang divisualkan secara komikal dan penuh kritik sosial. Diambil dari kata sapaan gaul antar laki-laki: Bro atau Bray. Kemudian kedua kata sapaan itu dijadikan seolah sebuah karakteristik dari tokoh yang ada di dalam program berdurasi 30 menit ini. Bro berkarakter cerdas , berwawasan luas, tricky, banyak akal, sering mengingatkan Bray jika Bray melakukan hal yang salah dan kadang suka terkena sial akibat kecerobohan Bray. Sedangkan Bray berkarakter lugu, sok, songong, berwawasan sempit, sering terkena sial dan menjadi bahan bully. Terkadang Bro diperankan oleh Daus Sparo dan Yadi Sembako. budi anduk sering memerankan tokoh ay. budi anduk Kabar duka datang dari komedian budi anduk, yang meninggal siang ini sekitar pukul 14.45 WIB, di RS Dharmais, Jakarta. Banyak kenangan yang muncul dari almarhum, terutama tentang tingkah kocak yang selalu ditampilkan di layar kaca. Salah satu komedian sahabat almarhum yaitu Bopak Castello terlihat telah berada di rumah duka pasca kematian almarhum. Ia lantas mengungkap tentang kanker parah yang dialami Budi, sampai akhirnya meninggal. "Kanker paru. Pas dicek sudah stadium 4. Tapi dia nggak mau merasakan sakit. Dia nggak pernah ngeluh, dia selalu bilang gue sehat," ucap Bopak di rumah duka Jalan inkaso , Jatiwaringin, Bekasi, Senin (11/01/2016). Ketika diobati, budi anduk pun sempat pindah rumah sakit. Pria yang memiliki nama asli Budi Prihatin itu sempat diarahkan ke RS Dharmais yang khusus untuk menangani kanker, namun sayang semua telah terlambat. "Dia tadi di RS Cirebon terus Pasar Rebo. Dia hebat, sakit apa pun nggak ada yang tau, dia berusaha tegar dan perjuanagannya luar biasa. Dia syuting terakhir MANUSIA SETENGAH INSAF. Dia ngerasa lehernya sakit, "ungkap Bopak. Almarhum budi anduk akhirnya meninggal dunia di usia yang masih cukup muda yaitu 47 tahun. Budi yang memiliki istri bernama Neneng Nurhayati, lahir pada tanggal 8 Februari 1968, dan kini meninggal di tahun 2016. "Pas masuk Dharmais masih gemuk. Allah lebih sayang kan. Terakhir bertemu semalem. Kalau diajak check up dia marah, dia bilang nggak apa apa , "tandas Bopak. (kpl / pur / SJW)